Senin, 09 Maret 2020

Cara Pinjam Uang selain di Bank yang Cepat dan Aman


Meminjam uang atau berhutang untuk membayar atau membeli keperluan mendesak adalah hal yang lumrah. Seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan masyarakat yang ingin pinjaman uang dengan praktis dan cepat, kini banyak perusahaan startup fintech menjamur di masyarakat berlomba-lomba memberikan pinjaman dengan bunga yang tak wajar bahkan lebih tinggi daripada bank.

Meski bunga selangit, masyarakat seakan tak menghiraukan karena meminjam uang di bank membutuhkan persyaratan yang rumit dan tidak praktis serta pencairan dananya pun lama. Berikut ini lima cara meminjam uang selain ke bank. Pertama, dengan P2PL atau Peer to Peer Lending. Sistem pinjaman uang Peer to Peer Lending ini berasal dari kumpulan dana-dana individu yang dipinjamkan kepada masyarakat.

Dana tersebut lantas dikumpulkan untuk diberikan ke suatu perusahaan yang nantinya akan mengelola dana tersebut hingga disalurkan ke peminjam. Selanjutnya, bunga yang didapatkan dari peminjam akan dibagikan secara merata ke pemodal. Peer to Peer Lending ini bisa Anda temui di perusahaan pinjaman online Amartha yang dikhususkan untuk pengusaha kecil dan menengah.

Cara Pinjam Uang selain di Bank  yang Cepat dan Aman

Kedua, adalah sistem microloans. Model pinjaman ini biasanya diberikan kepada Anda selaku pebisnis mikro, kecil dan menengah. Umumnya, pinjaman microloans ini mudah ditemui di desa-desa sebagai salah satu alternatif meminjam uang karena jarak desa dengan bank terlampau jauh. Keunggulan microloans ini ialah bunga yang kecil dan terjangkau bagi para pengusaha kecil dan menengah.

Cara ketiga adalah dengan crowdfunding. Model bisnis ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dana dengan jumlah yang besar dari masyarakat atau yang biasa disebut sebagai 'patungan' untuk modal sebuah proyek. Biasanya crowdfunding ini digunakan untuk mengumpulkan dana sumbangan sosial bagi mereka yang membutuhkan. Sumbangan tersebut dibuka melalui website online dan siapapun boleh menyumbangkan uangnya. Nantinya pinjam uang online tersebut akan disumbangkan kepada korban bencana alam, individu yang sedang membutuhkan.

Keempat, private lenders yakni pinjaman pribadi atau khusus yang tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama atau akses untuk memperoleh pinjaman tersebut. Umumnya, private lenders meminjamkan dana dengan jumlah yang besar dan dalam beberapa mata uang seperti dollar. Pinjamannya pun beragam mulai dari 25 juta dollar AS hingga 100 juta dollar AS.

Biasanya uang tersebut digunakan oleh para investor. Cara kelima ialah meminjam uang di perusahaan atau kantor pribadi. Beberapa perusahaan memiliki layanan pinjaman untuk para pekerjanya. Yang sistem bayarnya bisa dicicil atau memotong gaji pegawai. Dan keistimewaannya, bunga pinjamannya lebih rendah dibandingkan tempat lain. Para karyawan tersebut biasanya memanfaatkan pinjaman modal untuk biaya membuka usaha, kredit motor, rumah hingga dana pernikahan.